kpusurabaya Google  
07 Maret 2010 23:47:31
Panwaslu Surabaya
Seleksi Enam Calon Panwaslu Surabaya

MEDIA CENTER KPU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jumat (5/3) malam menggelar fit and proper test untuk Panwaslu Kota Surabaya di Hotel Equator. Seorang anggota Bawaslu Wirdyaningsih beserta staf Bawaslu menguji enam nama bakal calon Panwaslu yang sudah disodorkan KPU Kota Surabaya.

Enam nama bakal calon Panwaslu Surabaya yang mengikuti acara tersebut adalah Sufyanto, Andreas Pardede, Wahyu Hariyadi, Handaru Subekti, Moehammad Thamrin dan Munansyah Setiabudi. Informasinya, dari enam nama itu hanya akan dipilih dua nama saja. Sebab, Bawaslu sejak Desember 2009 lalu, sudah memilih satu orang mantan Panwaslu Kota Surabaya, Soeparno.

Menurut komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Logistik, Umum dan Rumah Tangga Robiyan Arifin, penentuan Panwaslu melalui seleksi Bawaslu itu memang kewenangan Bawaslu. “KPU Kota Surabaya sudah memenuhi kewajibannya dengan menyetorkan enam nama bakal calon Panwalu Kota Surabaya ke Bawaslu. Itu sudah kita lakukan Desember 2009, jadi penentuannya merupakan kewenangan Bawaslu,” aku Robiyan.

Dalam seleksi melalui uji kelayakan dan kepatutan itu, masing-masing bakal calon menjalaninya secara tertutup. Mereka harus menjawab berbagai pertanyaan terkait kompetensinya untuk menjadi anggota Panwaslu.

Diakui Wirdyaningsih, pihaknya datang ke Surabaya memang untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap bakal calon Panwaslu di beberapa daerah Jatim. “Yang kita lakukan ini memang untuk memilih calon anggota Panwaslu.

Tidak hanya Kota Surabaya, mulai Jumat (5/3) sampai Sabtu (6/3), kita menyeleksi bakal calon Panwaslu dari Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Malang,” jelas Wirdyaningsih. Sementara untuk pengumuman hasilnya, Widyaningsih meminta untuk bersabar dan tetap menunggu pengumuman dari Bawaslu. (windhi/ika)

Share
Bookmark and Share
 
 KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
Halim  @  2010-03-26 11:45:58
Manurut saya, uji kelayakan dan kepatutan itu penting. Namun alangkah lebih baik jika calon Panwaslu merupakan anggota msayarakat asli Jatim, mengapa? karena dukungan moril dari parter kerja (yang notabene masyarakat asli daerah Jatim) secara emosional dapat menciptakan suasana kinerja yang kondusif dan kooperatif. Selain itu profesionalime juga perlu dijunjung tinggi jgn sampe organisasi ini hanya sebagai sarana mencari keuntungan pribadi tanpa motivasi yang jelas.
1 Komentar 1  
 





 
 
 Daftar Video Selengkapnya


Cak Nur

INFO BUAT KPU Sekalipun ketua DPRD Surabaya meragukan kesiapan KPU Surabaya menggelar Ulang,Jangan Sakit Hati Biarlah Anjing Menggonggong KPU-PPK-PPS dan KPPS Tetap all out, Tgl. 24 Juli 2010 PPK T.Mejoyo mengadakan Raker dan Tgl 25 Juli 2010 Pelantikan dan Bimtek KPPS. Semoga Sukses Salam, Cak Nur

BENNY JANIS

Berharap agar seluruh warga Surabaya menerima keputusan MK dan meminta KPU Kota mengambil tindakan TEGAS kepada oknum PPK yang terbukti nyata tidak netral dengan bersaksi di MK dari salah satu pasangan calon

Arek Rungkut

Putusan MK merupakan preseden buruk penyelenggaraan Pemilukada. Buruk rupa, cermin dibelah. Yang kalah kok gak legawa ya???!

Andi Lilo

pernyataan sikap "siap kalah siap menang" harus dijunjung tinggi artinya kalo ada pihak yang tidak siap kalah naka hampir dipastikan juga tidak siap untuk menang.....!

Mulyadi

Bapak,Ibu,Sdr-i Mbok ya info yang selalu update donk. masak mau baca berita terkini saja ngga pernah ada

. . Copyright © 2010. KPU Surabaya   
Jl. Adityawarman No. 87-89 Surabaya Telp. 031 5686965 Fax. 031 5685973