08 Maret 2010
Rutin Bertemu, Dilanjutkan Ke Pelaminan
Benih Cinta Tumbuh Lewat Pemilu
Mengabdi dalam pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu), ternyata ada kenangan tersendiri bagi pasangan Umar Al Askari (45) dan Eli Kusumawati (38). Justru melalui pesta demokrasi inilah, dua insan tersebut bertemu dan menjalin cintanya hingga pelaminan.
Kisah asmara itu berawal saat keduanya penjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan. Sebelumnya, Umar yang pernah menjabat sebagai Ketua PPK Semampir dan Eli di PPS Kelurahan Ampel, sudah berkecimpung di pesta demokrasi itu, jauh sebelum mereka mengikrarkan cintanya.
Namun pada pelaksanaan Pilgub 2008 lalu, benih-benih cinta itu mulai tumbuh. Selaku Ketua PPK tentunya Umar harus rajin turun ke bawah memantau kinerja PPS yang ada di kecamatan tersebut. Apalagi Umar memang utusan PPK dari wilayah Kelurahan Ampel, tentunya PPS itulah yang menjadi pantauannya. Dari rutinitas kunjungan tersebut, Umar selalu bertemu dengan Eli.
”Ya dari situ pula, kami sama-sama suka. Bahkan hubungan kami terbilang singkat, usai pelaksanaan Pilgub, akhir Juli 2008 kami pun menikah,” ujar Umar yang aktif di lingkungan Kelurahan Ampel sebagai Ketua Kelompok Informasi Masyarakat dan Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat Kelurahan Ampel.
Kini dalam pelaksanaan Pemilukada Surabaya 2010, keduanya pun terlihat asyik dengan pekerjaannya sebagai PPK Maupun PPS. Bahkan Umar yang masih aktif bekerja di biro jasa dan Eli yang tetap rutin dengan les privat SD, selalu bersama dalam melaksanakan kinerja untuk mensukseskan pemilukada Surabaya.
Seperti saat ada verifikasi faktual dukungan calon perseorangan di PPS Kelurahan Ampel, Umar setia mendampingi Eli yang berkeliling dua PPS lainnya. ”Kebetulan, verifikasinya dilakukan malam, makanya saya harus tetap mendampingi istri saya. Ya itu kan merupakan kewajiban suami mendampingi istri,” tambah Umar yang pernah aktif di organisasi AMPI dan Kosgoro ini.
Pasangan yang sudah memiliki pekerjaan tetap ini, bertekad akan terus mengabdi dalam setiap pelaksanaan Pemilu. Hal itu dilakukan demi pengabdian semata. Selain itu, dari berkah Pemilu, tentu pasangan ini juga sangat berharap dikaruniai keturunan. (windhi)
|